Pada Desember 2007, virus jahat ini telah mengorbankan kurang lebih 5.000 nasabah yang sebagian besar berdomisili di Eropa.
Pelaku menjebak para korban via booby-trapped website yang memanfaatkan kelemahan program pengakses internet Microsoft untuk menempatkan kodenya.
Virus berbahaya ini mempunyai kelebihan menimpa salah satu bagian HD komputer, Master Boot Record (MBR). "Ketika Anda berhasil mengambil alih kontrol MBR, maka OS komputer tersebut sepenuhnya di bawah kontrol Anda," seperti dikutip dari tulisan Elia Florio pada blog perusahaan sekuriti, Symantec, Senin (14/1/2008).
Florio menekankan bahwa virus-virus tersebut mengambil alih kontrol sebelum Windows menguasai MBR.
Sekali virus itu terinstall, maka dia akan mendownload program sejenis keylogger, yang kemudian digunakan untuk mencuri informasi rahasia.
Hasil pengamatan iDefense, salah satu perusahaan sekuriti, bahwa dalam jangka waktu antara 12 Desember dan 7 Januari lebih dari 5,000 mesin sudah terinfeksi oleh virus ini.
GMER, perusahaan sekuriti independen, telah menemukan program yang mampu mencari dan menghapus virus tersembunyi tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar